
Selamat Datang di Portal Resmi Ketersediaan Benih & Bibit Tersertifikasi UPBS BRMP Jambi
Kenali informasi masa panen, keunggulan, dan panduan semai bibit secara lengkap.
Usia Panen Hijau 65-75 Hari Setelah Tanam Usia Panen Kering 90-100 Hari Setelah Tanam Usia Panen Maksimal 110-120 Hari Setelah Tanam
Ketahanan Terhadap Hama Dan Penyakit Varietas ini memiliki genetik yang sangat kuat dalam menangkal serangan hama utama seperti ulat grayak serta penyakit bulai yang seringkali menjadi penyebab utama gagal panen pada budidaya jagung konvensional Struktur Batang Yang Kokoh Tanaman memiliki karakteristik batang yang besar dan sangat kuat sehingga tidak mudah rebah saat terkena tiupan angin kencang atau hujan deras yang ekstrem di lahan terbuka Sistem Perakaran Yang Dalam Keunggulan varietas ini terletak pada kemampuan akarnya yang mampu menembus lapisan tanah lebih dalam untuk mencari sumber air sehingga tanaman tetap hijau dan segar meskipun dalam kondisi kekurangan air atau musim kemarau Hasil Panen Berlipat Ganda Mampu menghasilkan tongkol yang besar dengan pengisian biji yang penuh hingga ke ujung sehingga berat timbangan per hektar menjadi lebih tinggi dan memberikan keuntungan finansial yang jauh lebih besar bagi para petani Kualitas Biji Yang Premium Biji jagung yang dihasilkan memiliki kadar air yang rendah saat panen serta warna kuning mengkilap yang sangat disukai oleh industri pakan ternak sehingga mempermudah proses pemasaran hasil panen Efisiensi Penggunaan Pupuk Varietas unggul ini dirancang agar lebih responsif terhadap pemberian nutrisi sehingga penyerapan pupuk menjadi lebih efektif dan petani dapat menghemat biaya produksi tanpa mengurangi kualitas hasil akhir
Langkah Persiapan Lahan Dan Media Pastikan lahan sudah dibersihkan dari gulma serta sisa tanaman sebelumnya kemudian lakukan penggemburan tanah menggunakan cangkul atau traktor agar sirkulasi udara di dalam tanah berjalan optimal untuk pertumbuhan akar Pemberian Nutrisi Dasar Campurkan pupuk organik atau kompos pada lubang tanam sebagai nutrisi awal bagi benih guna memastikan ketersediaan unsur hara yang cukup saat tunas mulai muncul ke permukaan tanah Proses Penanaman Benih Buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar tiga hingga lima centimeter lalu masukkan satu atau dua butir benih jagung unggul ke dalam setiap lubang sebelum ditutup kembali dengan tanah tipis tanpa perlu dipadatkan secara berlebihan Pengaturan Jarak Tanam Gunakan jarak tanam yang ideal yaitu sekitar tujuh puluh lima centimeter antar baris dan dua puluh lima centimeter dalam baris agar setiap tanaman mendapatkan intensitas cahaya matahari yang cukup serta ruang tumbuh yang maksimal Penyiraman Dan Pemeliharaan Awal Lakukan penyiraman secara rutin terutama pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembapan tanah namun pastikan air tidak menggenang agar benih tidak mengalami pembusukan sebelum sempat berkecambah Monitoring Masa Kecambah Pantau perkembangan benih secara berkala karena biasanya tunas akan mulai muncul ke permukaan pada hari keempat hingga ketujuh setelah tanam tergantung pada kondisi suhu dan tingkat kelembapan lingkungan sekitar
Masa Semai 0-7 Hari Setelah Tanam Masa Pertumbuhan 15-50 Hari Setelah Tanam Masa Panen Utama 60-70 Hari Setelah Tanam
Warna Dan Aroma Yang Kuat Memiliki warna merah cerah yang sangat menarik serta aroma yang tajam sehingga sangat diminati oleh pasar dan industri pengolahan bumbu dapur Ketahanan Terhadap Penyakit Layu Varietas ini dibekali keunggulan genetik yang tahan terhadap serangan jamur Fusarium serta penyakit layu bakteri yang sering menyerang tanaman bawang pada kondisi lembap Jumlah Anakan Yang Banyak Mampu menghasilkan jumlah anakan yang cukup banyak dalam satu rumpun sehingga potensi total berat panen menjadi jauh lebih melimpah dibandingkan varietas biasa Daya Simpan Yang Lama Umbi yang dihasilkan memiliki kadar air yang rendah dan tekstur yang solid sehingga mampu bertahan disimpan hingga dua atau tiga bulan tanpa mengalami penyusutan berat yang berarti Adaptasi Lahan Yang Luas Sangat cocok ditanam pada berbagai jenis lahan mulai dari dataran rendah hingga menengah dengan tingkat toleransi yang baik terhadap suhu udara yang cenderung panas Ukuran Umbi Yang Seragam Menghasilkan ukuran umbi yang besar dan merata dalam satu bedengan sehingga mempermudah proses penyortiran dan meningkatkan harga jual di tingkat petani
Persiapan Media Tanam Gunakan tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara organik serta pastikan sistem drainase pada bedengan berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang Jarak Tanam Ideal Atur jarak tanam sekitar lima belas kali lima belas centimeter atau lima belas kali dua puluh centimeter untuk memberikan ruang tumbuh yang maksimal bagi pengembangan umbi di dalam tanah Kedalaman Tanam Benih atau umbi bibit ditanam dengan kedalaman sekitar dua hingga tiga centimeter atau cukup sampai bagian ujung bibit tertutup tipis oleh tanah
Masa Tanam Awal 0-15 Hari Setelah Tanam Pembentukan Umbi 60-90 Hari Setelah Tanam Masa Panen Ideal 100-120 Hari Setelah Tanam
Ketahanan Terhadap Penyakit Tropis Lebih toleran terhadap serangan penyakit bercak ungu atau alternaria yang sering muncul pada kondisi kelembapan tinggi di lahan pegunungan Hasil Panen Yang Stabil Potensi hasil panen sangat menjanjikan dengan kisaran delapan hingga sepuluh ton per hektar dalam kondisi perawatan yang intensif dan pemberian pupuk yang tepat Kemampuan Simpan Pasca Panen Umbi bawang putih ini memiliki kulit pembungkus yang berlapis-lapis sehingga tidak mudah rusak atau menyusut saat disimpan dalam gudang untuk jangka waktu yang lama
Berikut adalah panduan penyemaian benih bawang putih untuk menu informasi pada aplikasi SI-BIBIT tanpa menggunakan tanda titik dalam setiap kalimatnya Pemilihan Siung Bibit Gunakan siung bawang putih yang berasal dari umbi berkualitas tinggi yang sudah melewati masa dormansi atau penyimpanan selama empat hingga enam bulan agar daya tumbuh tunasnya seragam dan kuat Persiapan Bibit Sebelum Tanam Pisahkan siung dari umbi secara hati-hati agar kulit arinya tidak rusak kemudian pilih siung yang berukuran besar dan bernas sebagai bakal tanaman yang produktif Pengolahan Media Tanam Siapkan bedengan dengan tanah yang sangat gembur serta campurkan pupuk organik yang sudah matang sempurna agar drainase tetap lancar karena bawang putih sangat sensitif terhadap kondisi tanah yang terlalu becek Teknis Penanaman Siung Tanam siung dengan posisi tegak yaitu bagian pangkal berada di bawah dan bagian runcing menghadap ke atas kemudian benamkan ke dalam tanah sedalam dua hingga tiga centimeter Pengaturan Jarak Semai Gunakan jarak tanam yang ideal yaitu sekitar sepuluh kali sepuluh centimeter atau sepuluh kali lima belas centimeter agar setiap tanaman memiliki ruang yang cukup untuk bernapas dan menyerap nutrisi Pemberian Mulsa Organik Tutup permukaan bedengan dengan jerami padi atau mulsa plastik untuk menjaga kelembapan tanah serta menekan pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu perkembangan tunas muda di awal masa tanam Penyiraman Tahap Awal Lakukan penyiraman secara teratur pada pagi hari untuk menjaga kondisi tanah tetap lembap namun jangan sampai terjadi genangan air yang bisa menyebabkan pembusukan pada siung yang baru ditanam
Masa Berkecambah 3-5 Hari Setelah Tanam Masa Berbunga 30-35 Hari Setelah Tanam Masa Panen Ideal 75-85 Hari Setelah Tanam
Ketahanan Hama Polong Memiliki daya tahan genetik yang baik terhadap serangan ulat pemakan polong serta penyakit karat daun yang sering menjadi kendala utama petani kedelai Jumlah Polong Melimpah Potensi pembentukan polong sangat banyak dalam satu batang tanaman dengan rata-rata berisi tiga biji per polong sehingga hasil timbangan panen menjadi lebih berat Masa Tumbuh Serempak Pertumbuhan tunas dan masa berbunga terjadi secara bersamaan sehingga proses pemanenan dapat dilakukan secara serentak dalam satu waktu yang sama
Teknik Tanam Tugalkan Buatlah lubang tanam dengan alat tugal sedalam tiga centimeter lalu masukkan dua hingga tiga butir biji kedelai ke dalam setiap lubang sebelum ditutup kembali dengan tanah gembur Jarak Tanam Rekomendasi Gunakan jarak tanam sekitar empat puluh kali lima belas centimeter atau empat puluh kali sepuluh centimeter agar sirkulasi udara dan intensitas cahaya matahari terserap secara sempurna oleh tanaman Kelembapan Tanah Awal Pastikan kondisi tanah dalam keadaan lembap saat penanaman dilakukan namun hindari kondisi tanah yang terlalu basah atau tergenang agar benih tidak membusuk sebelum berkecambah
Masa Peram Benih 2-3 Hari Masa Semai 15-21 Hari Setelah Sebar Masa Panen Ideal 120 Hari Setelah Sebar
Ketahanan Terhadap Hama Memiliki tingkat ketahanan yang sangat baik terhadap serangan wereng batang coklat biotipe satu dua dan tiga yang menjadi musuh utama para petani padi Tahan Penyakit Hawar Daun Sangat tahan terhadap serangan bakteri hawar daun atau penyakit kresek sehingga tanaman tetap hijau dan sehat hingga masa pengisian bulir maksimal Jumlah Anakan Produktif Mampu menghasilkan rata-rata delapan belas hingga dua puluh lima anakan produktif per rumpun yang semuanya mampu menghasilkan malai panjang dengan pengisian biji yang penuh
Proses Perendaman Benih Rendam benih dalam air selama dua puluh empat jam kemudian tiriskan dan peram selama empat puluh delapan jam hingga muncul bintik putih sebagai tanda benih siap disemai Persiapan Lahan Semai Siapkan bedengan semai dengan kondisi tanah berlumpur halus yang sudah diberi pupuk organik agar akar bibit muda mudah dicabut saat akan dipindahkan ke sawah Umur Bibit Pindah Tanam Bibit padi siap dipindahkan dari lahan semai ke sawah utama pada usia lima belas hingga dua puluh satu hari setelah semai saat sudah memiliki tiga sampai empat helai daun
Masa Persiapan Lahan 14-21 Hari Sebelum Tanam Awal Berbuah 2-3 Tahun Setelah Tanam Masa Matang Pohon 6-7 Bulan Dari Bunga Menjadi Buah
Cepat Berbuah Menggunakan teknik perbanyakan vegetatif seperti sambung pucuk atau okulasi sehingga pohon mulai belajar berbuah dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan tanam dari biji Persentase Daging Buah Tinggi Memiliki ukuran biji yang relatif kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan volume buah sehingga porsi daging yang bisa dikonsumsi menjadi jauh lebih maksimal Kandungan Lemak Nabati Tinggi Buah yang dihasilkan kaya akan nutrisi dan lemak sehat yang sangat baik untuk kesehatan jantung serta menjadi bahan baku premium bagi industri kosmetik dan kuliner
Persiapan Lubang Tanam Buat lubang tanam berukuran enam puluh centimeter persegi lalu isi dengan campuran tanah serta pupuk kandang yang sudah matang sempurna dan diamkan selama dua minggu sebelum bibit ditanam Proses Pindah Tanam Lepaskan polibag secara hati-hati agar media tanah asal tidak pecah kemudian masukkan bibit ke dalam lubang tanam dan tutup kembali dengan tanah hingga batas leher akar Pemeliharaan Awal Lakukan penyiraman rutin setiap sore hari serta berikan naungan sementara jika bibit masih terlalu muda agar tidak layu akibat paparan sinar matahari yang terlalu terik
Persiapan Lahan 7-14 Hari Sebelum Tanam Awal Berbuah 2-3 Tahun Setelah Tanam Masa Matang Buah 90-120 Hari Setelah Berbunga
Teknik Perbanyakan Vegetatif Bibit berasal dari hasil okulasi atau sambung susu sehingga tanaman memiliki sifat yang identik dengan induknya dan lebih cepat memasuki masa produktif Persentase Keberhasilan Tanam Tinggi Memiliki perakaran yang kuat dan sehat sehingga bibit tidak mudah stres saat dipindahkan ke lahan permanen atau media tanam yang baru Produktivitas Musiman Yang Stabil Mampu menghasilkan buah secara rutin setiap tahun dengan jumlah dompolan buah yang banyak dalam satu dahan jika diberikan pemupukan yang tepat
Persiapan Lubang Tanam Siapkan lubang sedalam lima puluh centimeter dan campurkan tanah dengan pupuk organik sebagai nutrisi dasar bagi pertumbuhan awal akar bibit Teknik Penanaman Tepat Letakkan bibit tepat di tengah lubang lalu tutup kembali hingga batas bekas okulasi agar batang atas tidak mengalami pembusukan akibat kelembapan tanah Pemangkasan Rutin Lakukan pemangkasan pada dahan yang tidak produktif untuk merangsang munculnya tunas baru serta mempercepat proses pembungaan pada musim tanam berikutnya
Jarak Tanam Ideal 10 x 10 Meter Awal Berbuah 4-6 Tahun Setelah Tanam Masa Matang Buah 110-125 Hari Setelah Berbunga
Adaptasi Lingkungan Tropis Sangat tangguh dan mampu tumbuh dengan sangat baik pada kondisi iklim di Indonesia terutama di wilayah dengan paparan sinar matahari yang cukup Toleransi Terhadap Hama Penyakit Memiliki daya tahan alami yang cukup kuat terhadap serangan penggerek batang serta penyakit busuk akar jika dibandingkan dengan beberapa varietas durian lainnya Nilai Jual Yang Tinggi Merupakan salah satu jenis durian yang paling banyak dicari di pasaran sehingga memberikan potensi keuntungan ekonomi yang sangat menjanjikan bagi para petani
Persiapan Lubang Tanam Buatlah lubang tanam berukuran minimal delapan puluh centimeter persegi dan berikan campuran pupuk kandang yang sudah difermentasi selama minimal dua minggu sebelum bibit ditanam Pengaturan Drainase Lahan Pastikan lokasi penanaman memiliki saluran air yang baik karena pohon durian sangat tidak menyukai kondisi air yang menggenang di sekitar pangkal batang Pemeliharaan Dan Pengairan Lakukan penyiraman secara intensif pada satu tahun pertama masa tanam terutama saat musim kemarau guna memastikan pertumbuhan batang dan daun berjalan secara optimal
Potensi Berat Buah 4-6 Kilogram Per Buah Awal Berbuah 4-5 Tahun Setelah Tanam Masa Matang Buah 125-135 Hari Setelah Berbunga
Biji Berukuran Kecil Keunggulan utama varietas ini adalah bijinya yang cenderung kempes atau kecil sehingga porsi daging yang dapat dinikmati menjadi jauh lebih banyak dibandingkan jenis lainnya Aroma Yang Tidak Terlalu Tajam Sangat disukai oleh banyak kalangan karena aromanya tidak terlalu menyengat namun tetap memiliki cita rasa durian yang mewah dan legit Permintaan Pasar Yang Sangat Tinggi Merupakan komoditas buah premium yang selalu dicari oleh supermarket dan pasar ekspor sehingga memberikan peluang bisnis yang sangat besar bagi pengelola kebun
Pemilihan Lokasi Tanam Pilihlah lahan yang terbuka dengan sinar matahari penuh serta pastikan tanah memiliki kandungan bahan organik yang tinggi agar pohon dapat tumbuh dengan subur Teknik Penanaman Di Lahan Gali lubang tanam yang cukup besar dan berikan pupuk dasar organik lalu letakkan bibit secara tegak lurus dan tutup dengan tanah tanpa menimbun batang atas terlalu dalam Perawatan Masa Pertumbuhan Lakukan pemangkasan tajuk secara berkala agar pohon tidak tumbuh terlalu tinggi sehingga mempermudah proses pemeliharaan serta pemanenan buah nantinya
Kandungan Biji 90 Persen Tanpa Biji Awal Berbuah 5-7 Tahun Setelah Tanam Masa Matang Buah 150-180 Hari Setelah Berbunga
Hampir Tanpa Biji Keunggulan utama duku kumpeh adalah sebagian besar buahnya tidak memiliki biji atau hanya memiliki biji yang sangat kecil sehingga sangat nyaman saat dimakan Daya Simpan Yang Baik Kulit buah duku ini tidak mudah menghitam setelah dipetik sehingga memiliki masa pajang yang lebih lama di toko buah atau pasar tradisional Ketahanan Pohon Yang Luas Pohon duku kumpeh dikenal memiliki umur yang sangat panjang hingga puluhan tahun dan sangat produktif jika ditanam di lahan yang memiliki kelembapan udara stabil
Pemilihan Media Tanam Gunakan campuran tanah top soil dan pupuk kandang yang sudah lama serta pastikan area penanaman memiliki pohon peneduh sementara karena bibit duku muda tidak tahan paparan matahari langsung Penyiraman Rutin Pastikan kebutuhan air tercukupi terutama pada musim kemarau karena tanaman duku membutuhkan kondisi tanah yang selalu lembap namun tidak becek Pemberian Nutrisi Berkala Lakukan pemupukan menggunakan pupuk organik secara rutin dua kali setahun untuk merangsang pertumbuhan batang dan kesuburan daun tanaman
Kualitas Ekspor Sangat Tinggi Awal Berbuah 5-8 Tahun Setelah Tanam Masa Matang Buah 150-180 Hari Setelah Berbunga
Daya Simpan Pasca Panen Keunggulan utama manggis kaligesing adalah daya simpannya yang cukup lama sehingga sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor jarak jauh Ketahanan Terhadap Getah Kuning Varietas ini memiliki persentase kerusakan akibat getah kuning yang sangat rendah sehingga kualitas daging buah di dalamnya tetap terjaga kebersihan dan rasanya Ukuran Buah Yang Seragam Mampu menghasilkan buah dengan ukuran yang relatif merata dalam satu pohon sehingga memudahkan proses penyortiran untuk kategori kelas premium atau ekspor
Persiapan Lahan Dan Naungan Siapkan lubang tanam yang sudah diberi pupuk organik dan pastikan bibit muda mendapatkan naungan berupa jaring atau atap daun sementara agar tidak terkena terik matahari langsung Penyiraman Intensif Pastikan tanaman mendapatkan suplai air yang cukup terutama pada masa awal tanam guna mendukung perkembangan akar dan mencegah kekeringan pada daun muda Pemupukan Rutin Berikan kombinasi pupuk organik dan pupuk pendukung secara berkala untuk mempercepat pertumbuhan batang serta meningkatkan kesuburan tajuk tanaman secara keseluruhan
(sistem informasi benih/bibit tersertifikasi)
Pilih benih berkualitas tinggi langsung dari BRMP Provinsi Jambi.
"Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong melalui Pertanian yang Maju, Mandiri, dan Modern."
1. Mewujudkan ketahanan pangan.
2. Meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian.
3. Meningkatkan kualitas SDM dan prasarana Kementerian Pertanian.
Semua benih dan bibit yang kami sediakan telah melalui uji kelayakan dan bersertifikat resmi.
Sistem pemesanan online memudahkan Anda. Pesanan dapat diambil langsung di balai kami.
Kami menyediakan layanan tanya jawab seputar cara tanam dan perawatan bibit.
Klik di sini untuk membaca panduan semai, keunggulan, dan usia panen.
(0741) 40174, WA Center : +62 853-8009-0754
brmp.jambi@pertanian.go.id
Jl. Raya Palembang - Jambi No.KM. 16
Pd. Meja, Kec. Mestong
Kabupaten Muaro Jambi, Jambi 36364